Banjar  

10 Kecamatan di Kabupaten Banjar Terdampak Musibah Bencana Alam

Dua bocah ini nekat menerobos banjir di Jalan Desa Pengaron Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar. (Foto: Katajari.com)
Dua bocah ini nekat menerobos banjir di Jalan Desa Pengaron Kecamatan Pengaron Kabupaten Banjar. (Foto: Katajari.com)

Katajari.com 10 kecamatan di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan mengalami dampak akibat musibah bencana alam berupa banjir yang terjadi belakangan ini.

Musibah banjir merendam sejumlah 8 kecamatan sedangkan 2 kecamatan lagi ditimpa banjir rob.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar mencatat bahwa 8 kecamatan yang terendam banjir terdiri dari Kecamatan Sungai Pinang, Sambung Makmur, Pengaron, Simpang Empat, Astambul, Mataraman, Martapura Timur, Martapura Barat.

Kemudian mengalami banjir rob terjadi di Kecamatan Aluh-aluh dan Beruntung Baru.

“Ketinggian air berbeda-beda dan kondisi kecamatan yang terendam banjir bersifat dinamis, karena ada yang menurun dan di tempat lain meningkat,” kata Plt Kepala BPBD Kabupaten Banjar Muhammad Riza Dauly, Kamis (16/12/2021).

Namun demikian, pihaknya tetap siaga banjir dengan menempatkan dan menyebarkan personil untuk menjaga segala kemungkinan.

“Kami selalu berkoordinasi dengan pihak kecamatan dan institusi terkait untuk memantau setiap ketinggian air maupun jika diperlukannya evakuasi terhadap warga,” ujarnya.

Ia mengingatkan kepada warga yang terdampak banjir agar berhati-hati terhadap musibah banjir, baik menjaga diri sendiri, keluarga dan orang lain.

Mematikan aliran listrik yang tidak penting dan berbahaya karena situasi banjir, menghindari pohon yang rawan patah dan tumpang, menggunakan air bersih secukupnya dan sesuai keperluan.

“Pengendara kendaraan bermotor juga lebih berhati-hati dan seyogianya tidak melintasi daerah yang ketinggian airnya memungkinkan kendaraan bisa mogok,” ujar Riza.

Untuk penyediaan air bersih dan konsumsi makanan bagi warga yang terendam banjir, pihaknya telah melakukan antisipasi penanggulangan bencana.

“Setiap kecamatan rawan banjir telah diimbau mendirikan posko,” bubuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *