Terapkan ASN dan Pelajar Bersih Narkoba, SMK PP Negeri Kementan Komitmen Melalui Sosialisasi P4GN di 2025

Sosialisasi P4GN) dan tes narkotika bertempat aula SMK PP Negeri Banjarbaru, Jumat (18/7/2025). (Foto: Tim Ekspos SMK PP Negeri Banjarbaru/katajari.com)

Katajari.com – Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung perang atas penyalahgunaan narkoba di setiap Unit Pelaksana Teknis.

Komitmen ini dibuktikan dengan berbagai kegiatan selain tes narkoba untuk setiap karyawan dan siswa juga dilaksanakan sosialisasi pencegahan penyalahgunaan narkoba.

Kementerian Pertanian menilai program ini sangat strategis dilakukan di lingkungan pendidikan.

Pasalnya, di tangan generasi muda inilah harapan majunya sektor pertanian dipertaruhkan.

Seperti diketahui, sektor pertanian menjadi salah satu penyangga perekonomian negara.

Untuk itu, Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman kerap menyampaikan pentingnya membangun SDM pertanian yang sehat dan cerdas.

Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti mengajak anak-anak muda yang sedang menempuh pendidikan di Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan)/ Politeknik Enjiniring Pertanian Indonesia (PEPI)/ Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK PP) untuk menjauhi narkoba.

“Usaha Kementerian Pertanian dalam menumbuhan banyak petani muda, tidak boleh gagal karena narkoba, jadi kita harus lawan penyalahgunaan Narkoba!,” tegas Kepala Badan.

Tidak lepas dari arahan di atas, serta sesuai amanat dari Pemerintah Republik Indonesia Sekolah Menengah Kejuruan Pertanian Pembangunan (SMK PP) Negeri Banjarbaru, sebagai salah satu Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kementerian Pertanian (Kementan) dengan mengundang Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Banjarbaru.

Kedatangan tim BNN ini untuk menggelar sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) dan tes narkotika kepada seluruh pegawai SMK PP Negeri Banjarbaru dan bagi Calon Siswa Baru TP. 2025/2026, bertempat aula SMK PP Negeri Banjarbaru, Jumat (18/7/2025).

Kepala Sub Bagian Tata Usaha, Johan Pujianto mewakili Kepala SMK PP Negeri Banjarbaru, dikesempatan ini menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan Amanah bagi semua UPT, terkait penyalahgunaan narkoba.

“Kita semua tahu narkoba adalah ancaman serius bagi masyarakat, dapat merusak individu dan tatanan masyarakat. Oleh karena itu mari bersama-sama meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya narkoba dan pencegahannya”, ujarnya.

“Maka dari itu sekolah menggelar sosialisasi P4GN hari ini sebagai upaya memperkuat komitmen dan kerjasama dalam mencegah, memberantas penyalahgunaan narkoba di lingkungan setempat.

“Untuk itu mari kita manfaatkan kesempatan ini untuk menambahkan pengetahuan dalam pencegahan dan bahaya dari narkoba,” pungkas Johan.

Hadir kepala BNN Kota Banjarbaru, AKBP Arif Wahyu Bibitharta menyampaikan mari kita bersama-sama untuk menjauhi narkotika dan menjadi insan yang bersih dari narkotika.

Harapannya pegawai dan pelajar memahami terkait bahaya narkotika, di mana nanti tidak memakai atau mencoba.

Sehingga kita bersinergi bersama SMK PP Negeri Banjarbaru untuk mewujudkan SMK PP Negeri Banjarbaru, Kota Banjarbaru dan Indonesia itu bersih dari narkotika,” ujarnya.

Di momen ini ASN dan siswa diberikan contoh-contoh dari narkoba, dan dampak yang akan dihadapi apabila memakai narkoba.

Selain itu BNN Kota Banjarbaru menjelaskan dukungan dan bantuan apa yang bisa di dapatkan bagi korban dari penyalahgunaan narkoba.

Setelah sosialisasi P4GN, kemudian dilanjutkan tes narkoba melalui urin bagi pegawai dan sampel dari calon siswa baru SMK PP Negeri Banjarbaru, yang diawasi dan dicek langsung oleh dokter penguji dari BNN Kota Banjarbaru.

Adapun pengujian menggunakan 6 parameter yang digunakan dalam pengujian sampel, yaitu Amphetamine (AMP), Metamphitamine (MET), Cocaine (COC), Ganja (THC), Benzoat dan Morphine (MOP).

Perlu diketahui pelaksanaan kegiatan P4GN dari BNN Kota Banjarbaru ini sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Sebab, Pemerintah ingin merangkul seluruh elemen, baik lembaga pemerintahan pusat dan daerah maupun masyarakat dan pelaku usaha, untuk bersama-sama menyusun dan melaksanakan RAN P4GN periode 2025-2029. (tim ekspos smk pp negeri banjarbaru/kjc)