Ceramah dan Dialog Untuk Guru SMAN 1 Marabahan

Ceramah dan dialog yang ke II ini diadakan Museum Lambung Mangkurat di SMAN 1 Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola). (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)
Ceramah dan dialog yang ke II ini diadakan Museum Lambung Mangkurat di SMAN 1 Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola). (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)

Katajari.com Museum Lambung Mangkurat Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) merupakan tempat informasi pengetahuan tentang sejarah dan kebudayaan khususnya Kalsel.

Kalsel memiliki daerah yang terdiri 13 kabupaten dan kota, untuk mencapai perjalanan ke museum cukup jauh kalau di tempuh dari beberapa kabupaten tersebut.

Dengan demikian museum dalam upaya meningkatkan penyebaran informasi dengan ini mengadakan kegiatan sosialisasi kepada para guru guru, untuk ceramah dialog yang ke II ini diadakan di SMAN 1 Marabahan Kabupaten Barito Kuala (Batola).

Sebelumnya, ceramah dan dialog ke I diadakan di di SMAN 1 Rantau Kabupaten Tapin.

Kegiatan ini sangat disambut hangat baik oleh kepala sekolah dan guru karena museum sebagai media penunjang  kepada anak didik , sebagai generasi muda penerus bangsa, harus tahu akan sejarah dan kebudayaan dimana mereka berpijak.

Muhammad Taufik Akbar, S. AP selalu kepala museum dalam sambutannya mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin dengan tempat bergantian setiap tahunnya.

“Ini sebagai upaya kami mengenalkan museum kepada pihak sekolah,” katanya, belum lama tadi.

Okta fitri cahyadi, S. Pd selaku kepala SMA Negeri 1 Marabahan mengucapkan terimakasih karena pihak museum telah memilih sekolah mereka menjadi tujuan untuk kegiatan  ceramah dan dialog.

Kegiatan ceramah dan dialog sangat disambut baik kepala sekolah dan guru SMAN 1 Marabahan. (Foto: Museum Lambung Mangkurat/Katajari.com)

“Ini merupakan tempat silaturahmi antara pihak museum dan tenaga pendidik, mempunyai tanggung jawab bersama untuk menyamakan persepsi bahwa pentingnya museum sebagai media pembelajaran,” ucapnya.

Di tempat sama, Taufik menambahkan, melalui kegiatan kegiatan seperti inilah museum memperkenalkan tentang 10 jenis koleksi yang ada di Museum Lambung Mangkurat

Selain sebagai tempat pembelajaran museum juga merupakan tempat edukasi dan wisata murah, yang sangat bagus untuk dikunjungi oleh semua kalangan.

“Dengan demikian harapan besar kepada generasi muda khususnya untuk generasi milenial untuk cinta museum, salam museum,” sebut Taufik. (Museum Lambung Mangkurat/Kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *