Banjar  

Dinas Pertanian Kabupaten Banjar Sampaikan Bantuan di Sungai Tabuk dan Tungkaran

Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar memberikan bantuan korban terdampak banjir di dua titik lokasi, Rabu (31/12/2025). (Foto: Distan Kabupaten Banjar/katajari.com)

Katajari.com – Di tengah tantangan cuaca yang melanda, Dinas Pertanian (Distan) Kabupaten Banjar memberikan bantuan korban terdampak banjir di dua titik lokasi, Rabu (31/12/2025).

Selain menyampaikan bantuan ogistik, Distan Kabupaten Banjar melakukan monitoring oplah dan cetak sawah rakyat (CSR).

Kegiatan ini guna memastikan keberlanjutan program Kementerian Pertanian tetap terjaga meski di tengah kondisi sulit.

Kehadiran tim Distan ini menjadi bukti komitmen pemerintah dalam mengawal kedaulatan pangan dari hulu hingga hilir.

Tidak hanya fokus pada aspek teknis pertanian, kunjungan ini tentu saja juga dibalut dengan misi kemanusiaan di tengah musibah banjir.

Sembari memantau progres lahan, Distan Kabupaten Banjar menyalurkan bantuan bagi para petani dan warga yang terdampak banjir, sebagai bentuk empati dan dukungan moral agar mereka dapat segera bangkit kembali.

Perjalanan dimulai dengan menyambangi Kantor Kecamatan Sungai Tabuk untuk menyalurkan bantuan paket sembako bagi warga yang terdampak banjir, sembari meninjau langsung progres teknis program Optimasi Lahan (Oplah) dan CSR yang tengah berjalan.

Agenda kemudian berlanjut menuju posko Desa Tungkaran di Kecamatan Martapura, guna memastikan bantuan kemanusiaan tersalurkan dengan tepat sasaran.

Sebagai bentuk kehadiran pemerintah dalam memberikan dukungan moral serta bantuan logistik bagi masyarakat yang sedang berjuang pulih.

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Distan Kabupaten Banjar, Warsita didampingi Plt Sekretaris serta Kepala UPTD Balai Benih.

Di sela-sela peninjauan, Warsita menegaskan bahwa program Oplah dan CSR merupakan ketahanan pangan yang harus terus dikawal meski alam sedang menguji.

“Kehadiran pemerintah di tengah genangan air adalah bentuk tanggung jawab moral,” ucap Warsita.

Warsita berharap melalui kepedulian sosial ini mampu memulihkan semangat komunitas tani di Kabupaten Banjar untuk menyongsong musim tanam yang lebih baik.

“Kami menaruh harapan besar agar para petani beserta keluarga yang terdampak banjir diberikan kesabaran. Kami mendoakan agar genangan banjir segera menyurut, sehingga aktivitas pertanian dapat kembali normal,” tutup Warsita. (kjc)