Dishut Kalsel Maksimalkan Brigdalkarhutla Antisipasi Karhutla  

Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj Fathimatuzzahra menginformasikan hasil identifikasi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam sepekan terakhir ini, Senin (26/6/2023). (Foto: Dishut Kalsel/Katajari.com)
Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj Fathimatuzzahra menginformasikan hasil identifikasi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam sepekan terakhir ini, Senin (26/6/2023). (Foto: Dishut Kalsel/Katajari.com)

Katajari.com – Kepala Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) Hj Fathimatuzzahra menginformasikan hasil identifikasi musibah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dalam sepekan terakhir ini.

Ini disampaikan pada kegiatan rutin apel Senin (26/6/2023) sebelum memulai aktifitas kantor, yang diikuti para pejebat Eselon 3 dan 4, seluruh pegawai Dishut Kalsel dan Polisi Kehutanan.

Fathimatuzzahra meinformasikan hasil identifikasi musibah Karhutla yang terjadi dalam seminggu terakhir di Kalsel ini terjadi di luar kawasan hutan.

Walaupun vegetasi yang terbakar adalah pohon dan semak belukar namun lokasi tersebut bukanlah di dalam kawasan hutan.

Petugas-petugas yang bersentuhan dengan masyarakat agar dapat menginformasikan hal ini terhadap masyarakat supaya masyarakat paham.

“Untuk tim Brigdal Karhutla Dishut Kalsel saat ini standby dan rutin melakukan patroli agar lebih ditingkatkan lagi,” katanya.

Tim Brigdal supaya selalu bersiap jika terjadi Karhutla di dalam kawasan hutan seperti kawasan Tahura Sultan Adam dan Hutan Lindung Lianganggang.

“Tanggal 1 Juli mendatang direncanakan juga 10 water bombing akan hadir untuk membantu tim Brigdal Karhutla kita mengatasi kebakaran,” kata Fathimatuzzahra.

Fathimatuzzahra menyampaikan bahwa dalam rangka menyambut Kemah Bela Negara (KBN) Tingkat Nasional yang akan digelar pada tanggal 10-16 Juli 2023 mendatang, Dinas Kehutanan Provinsi Kalimantan Selatan kebagian tugas menjadi Liaison officer/pendamping peserta dari Jakarta.

“Kemah Bela Negara merupakan wadah pertemuan Pramuka Penegak dan Pramuka Pandega se-Indonesia, mohon nanti para petugas (Liaison Officer Dishut) yang menjadi pendamping peserta dari Jakarta dapat membantu dan memfasilitasi peserta KBN,” pesan dia.

Tahura Sultan Adam menjadi salah satu spot camping utama yang harus diantisipasi dengan petugas aktif untuk memberikan imbauan kepada mereka, agar tidak menggunakan kompor portable sesuai peraturan yang sudah ditetapkan.

“Dapat terus berkoordinasi dengan protokol atau panitia KBN,” kata Fathimatuzzahra.

Fathimatuzzahra pun menambahkan bahwa dalam rangka memeriahkan Hari Jadi Provinsi Kalsel ke-73 Dishut Kalsel akan menggelar penanamann bersama yang rencananya akan dilaksanakan hari Jumat Tanggal 11 Agustus 2023 di daerah Bandara Syamsuddin Noor.

“Rencana penanaman bersama ini bertujuan untuk penghijauan kawasan sekaligus memperinda atau mempercantik kawasan Bandara Syamsuddin Noor dengan pepohonan,” katanya. (dishutkalsel/kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *