Banjar  

Gerakan Cegah Pernikahan Dini di Kabupaten Banjar

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas menjadi pembina upacara Hari Kebangkitan Nasional, Senin (29/4/2024) di SMPN 1 Martapura. (Foto: DKISP Kabupaten Banjar/katajari.com)

Katajari.com Gerakan Cegah Pernikahan Dini, Bangga Sekolah “Gercep Bang,” digelar di SMPN 1 Martapura, Senin (29/04/2024) pagi.

Tema ini diketengahkan Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar saat menggelar upacara  peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2024.

Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas menjadi pembina upacara, yang diikuti Kepala Disdik Kabupaten Banjar Liana Penny, para dewan guru dan seluruh siswa-siswi SMPN 1 Martapura.

Nurgita Tiyas mengatakan, pihaknya bekerjasama dengan Dinsos P3AP2KB dan Dinas Pendidikan peringati Hari Pendidikan Nasional sebagai momentum membangkitkan semangat dengan tujuan siswa dapat mengetahui apa yang menjadi hak dan kewajibannya.

“Kolaborasi dengan para dewan guru yang kami harapkan untuk terus membersamai mereka, dapat mengedukasi mereka bagaimana pandangan-pandangan terhadap masa depan, semoga upaya dan ikhtiar ini dapat menekan lajunya angka usia pernikahan dini,” harapnya.

Gerakan Cegah Pernikahan Dini, Bangga Sekolah “Gercep Bang,” digelar di SMPN 1 Martapura, Senin (29/04/2024) pagi. (Foto: DKISP Kabupaten Banjar/katajari.com)

Menurutnya, berdasarkan dari data angka putus sekolah di Kabupaten Banjar sudah tidak ada, kebanyakan yang terdeteksi melaksanakan pernikahan dini adalah anak-anak yang tidak sekolah.

Mudah-mudahan, harap dia, dengan adanya sosialisasi di sekolah-sekolah ini bisa nanti menularkan semangat kebersamaan kepada masyarakat yang usianya sama atau pernah tergabung sewaktu SD.

“Sehingga bisa saling bercerita terhadap pandangan dan cita-cita ke depan,” ungkap Ibu Gita sapaan akrabnya.

Selain di SMPN 1 Martapura, “Gercep Bang” juga digelar serentak pada 75 SMPN dan SMP lainnya yang ada di Kabupaten Banjar.

Di antaranya SMP Darul Hijrah Putra, SMPN 1 Martapura Timur, Barat, Karang Intan, Aranio, Aluh-Aluh, Beruntung Baru, Kertak Hanyar, Sungai Tabuk, Astambul dan Mataraman. (kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *