oleh

Muncul Nama Amien Rais Dibursa Capres 2024

-Politik-4.855 views

Katajari.com Dukungan terhadap tokoh-tokoh yang dinilai punya potensi untuk maju pilpres 2024 semakin santer diperlihatkan di hadapn publik.

Setelah muncul dukungan untuk Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Anies Baswedan dan beberapa tokoh lainnya. Kini muncul suara-suara yang menginginkan Amien Rais untuk ikut berlaga di pilpres 2024.

Melansir Wartaekonomi.co.id — jaringan Suara.com, Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut didorong maju menjadi calon presiden (capres) untuk pilpres 2024 mendatang. Dorongan tersebut diketahui muncul dari internal Partai Ummat.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Umum (Ketum) Partai Ummat Ridho Rahmadi dalam potongan video postingan di Instagramnya.

“Itu ketum kemarin keliling daerah, sekalian pelantikan, memang ada suara-suara dari bawah ingin Pak Amien Rais Presiden disampaikan ke ketum,” ujarnya.

Adapun dalam postingan Ridho Rahmadi di Instagramnya itu, dia mengawalinya dengan mengkritisi ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold.

Ridho Rahmadi menyampaikan pernyataan itu di podium acara pelantikan pengurus DPW Partai Ummat Jawa Barat.

“Kemudian sistem demokrasi terutama untuk pemilihan Presiden, juga terkesan awur-awuran ada presidential threshold yang tinggi, 20 persen dari perolehan kursi ataupun 25 persen akumulasi suara nasional,” jelas Ridho Rahmadi.

“Jika partai ingin mencalonkan Presiden harus berbasis Pemilu 2019 tidak masuk akal,” sambungnya.

Oleh karena itu, Ridho Rahmadi mengungkapkan rencana partainya untuk mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi (MK).

“Dua klausul, klausul pertama adalah presidential threshold agar 0 persen. Klausul kedua bahwa pencapresan berbasis hasil Pemilu 2019 itu yang akan kita sasar,” tegas Ridho Rahmadi.

“Jika Allah mengizinkan kenapa kita tidak bermimpi Amien Rais jadi presiden?” pungkasnya.

Sementara itu, Humas DPP Partai Ummat (PU) Mustofa Nahrawardaya tak menampik dorongan Amien Rais maju Pilpres 2024 mendatang

“Iya suara-suara dari bawah itu disampaikan ke ketum (Ridho Rahmadi, red), biasalah,” tegas Mustofa Nahrawardaya, Minggu (26/12/2021). (suara.com)

Komentar

Tinggalkan Balasan