Museum Keliling di Kabupaten Tabalong Dihadiri 100 Pelajar SLTP

Tabalong1,142 Views

Katajari.comMuseum Lambung Mangkurat mengadakan kegiatan museum keliling 3 di Kabupaten Tabalong pada hari Selasa tanggal 26 juli 2022 bertempat di aula Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Tabalong.

Kegiatan dihadiri oleh 100 orang peserta terdiri siswa siswi pelajar SLTP, dewan guru pendamping.

guru pendamping tersebut adalah guru IPS dan sejarah serta pegawai dilingkungan dinas pendidikan dan kebudayaan setempat.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tabalong Drs. Tonie Marwan, M.Pd.

“Kami sangat mengapresiasi kegiatan museum keliling ini, apalagi salah satu kabupaten yang dipilih oleh museum untuk mengadakan kegiatan,” kata Tonie Marwan.

Kegiatan dihadiri oleh 100 orang peserta terdiri siswa siswi pelajar SLTP dan dewan guru pendamping. (Sumber Foto: Museum Lambung Mangkurat/katajari.com)

Kegiatan museum keliling tahun ini diadakan sebelumnya di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) dan Tanah Laut.

Adapun tujuan kegiatan ini untuk memberikan informasi bermanfaat bagi generasi muda dan masyarakat luas melalui dinas pendidikan selaku instansi pendidikan yang mampu memberikan dukungan untuk tenaga kependidikan bahwa museum merupakan tempat pelestari kebudayaan.

Kegiatan Museum Keliling 3 di Kabupaten Tabalong ini menampilkan Eksotika Koleksi Mata Uang dengan tema “Mata Uang Dalam Lembar Sejarah.“

Mata uang yang dipamerkan dalam museum keliling 3 ini merupakan sebagian besar dari koleksi-koleksi Museum Lambung Mangkurat,

Berupa mata uang (Numismatik) yang mencakup sekelumit gambaran aneka ragam mata uang baik mengenai bentuk, bahan, tipe, gambar maupun tulisan pada mata uang sebagai ciri khusus.

Kegiatan Museum Keliling 3 di Kabupaten Tabalong ini menampilkan Eksotika Koleksi Mata Uang. (Sumber Foto: Museum Lambung Mangkurat/katajari.com)

Diuraikan juga mata uang yang berkembang di Indonesia dari zaman Indonesia kuno, sebelum dan setelah kemerdekaan, merupakan gambaran dari sejarah peradaban Indonesia, yang bisa kita lihat berdasarkan jenis mata uang yang ada.

Untuk itu, kita generasi muda bangsa Indonesia bisa mengambil pelajaran yang bisa dikembangkan dimasa mendatang terutama pada bidang ekonomi.

Diharapkan, ini bisa menstimulus atau membangun semangat kecintaan terhadap kebudayaan Indonesia yang bersumber dari mata uang.

Museum sebagai lembaga pelestri budaya berupaya untuk memberikan pengetahuan yang sebesar-besarnya agar informasi tersebut terus berkesinambungan sebagai mata rantai sejarah peradaban Indonesia. (Museum Lambung Mangkurat)

Tinggalkan Balasan