Katajari.com – Puluhan kios dagangan yang berjejer di depan pintu gerbang Makam Syech Arsyad Al Banjari Desa Kelampaian, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar kini tak lagi bisa berjualan.
Hal itu lantaran lokasi mereka berjualan terendam banjir setinggi 1 meter.
Kondisi seperti itu sudah berlangsung selama sepekan.
“Sementara setop dulu berjualan. Lokasinya banjir,” ujar salah satu pedagang, Ahmad, Senin (5/1/2026).
Ia juga menambahkan, meski di dekat area makam tidak terlalu tinggi digenangi air, namun akses menuju kubah sudah tidak dapat dilalui roda 2.
“Yang datang ziarah ini mereka yang menggunakan roda 4,” katanya.
Sementara Kepala Desa Kelampaian, Rusdian mengatakan, kondisi seperti ini sudah berlangsung sepekan.
Meski tak dapat berjualan seperti waktu normal, namun kadang bisa saja berjualan lainnya meski terbatas.
“Artinya perekonomian warga tidak lumpuh total” ungkapnya.
Rusdian juga memastikan, selama tergenang banjir, sudah ada bantuan dari pemerintah daerah berupa sembako.
“Meski tidak banyak. Kita juga paham bantuan sangat terbatas,” katanya.
Diketahui,untuk Desa Kelampaian, sebanyak 500 rumah di 3 RT terdampak banjir dengan kedalaman yang bervariasi. (kjc)
























