Banjar  

Pemkab Banjar Memaparkan Penurunan Stunting di Hadapan Bappeda Kalsel

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memaparkan penurunan stunting di Kabupaten Banjar, Selasa (15/5/2024) di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru. (Foto: Bappedalitbang Kabupaten Banjar/katajari.com)

Katajari.com Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar memaparkan penurunan stunting di Kabupaten Banjar, Selasa (15/5/2024) di aula Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) di Banjarbaru.

Pemkab Banjar turut serta dalam kegiatan penilaian kinerja terhadap 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting kabupaten kota se-Provinsi Kalsel.

Dilaksanakan Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DPPPA-KB) Provinsi  Kalsel bersinergi dengan Bappeda Provinsi Kalsel.

Pemkab Banjar memberikan paparan terkait kinerja upaya TPPS Kabupaten Banjar selama periode tahun 2023, termasuk pelaksanaan 8 aksi konvergensi stunting serta inovasi pendukung dalam upaya sinergis percepatan penurunan stunting di Kabupaten Banjar.

Dalam penilaian tersebut  paparan  diberikan oleh Kepala Dinas Sosial P3AP2KB Kabupaten Banjar Dian Marliana, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Ikhwansyah, Kepala Bappedalitbang Nashrullah Shadiq, Kepala Dinas Kesehatan Yasna Khairina dan lain-lain.

Diketahui penilaian  8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting ini dengan menggunakan instrumen yang sudah ditetapkan berdasarkan prinsip yang ada yaitu integritas, akuntabilitas, transparasi, obyektif dan terukur.

Acara Penilaian Kinerja dibuka oleh Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Nurul Fajar Desira mewakili Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kalsel sekaligus Gubernur Kalsel Sahbirin Noor atau akrab disapa sebagai Paman Birin.

Ia menyampaikan kondisi stunting di Provinsi Kalsel saat ini masih membutuhkan keseriusan dan komitmen dari seluruh pemangku kepentingan di daerah.

Termasuk pemerintah provinsi/kabupaten/kota untuk mempercepat penurunan stunting sebagai tanggung jawab bersama yang memerlukan sinergi dan kolaborasi lintas sektor.

“Kegiatan penilaian paparan kegiatan aksi tim percepatan penurunan stunting kabupaten kota ini adalah salah satu proses tahapan dari penilaian 8 aksi konvergensi percepatan penurunan stunting kabupaten kota Provinsi Kalsel,” ujar Fajar.

Melalui kegiatan ini, Fajar menyebut semua pihak dapat mengevaluasi dan mengukur capaian program yang telah dilaksanakan, serta merumuskan strategi dan langkah-langkah konkret untuk mempercepat penurunan angka stunting di daerah kita. (kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *