Katajari.com – Pertandingan final turnamen mini soccer memperebutkan trophi Bupati Banjar Cup 2025 menjadi pamungkas dan puncak yang ditunggu, antara tim Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Banjar versus tim Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) Kabupaten Banjar, Selasa (19/8/2025) sore di Lapangan Mini Soccer Palm Kota Banjarbaru.
Pertandingan olah raga bergengsi lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banjar ini digelar dalam rangkaian memeriahkan Hari Jadi ke-75 Kabupaten Banjar dan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia.
Tim Disdik Kabupaten Banjar maupun tim DPUPRP Kabupaten Banjar sama-sama diperkuat para pemain muda dan berpengalaman.
Rinai hujan yang membasahi lapangan mini soccer Palm Banjarbaru bukan mengendorkan tingginya tensi pertandingan.
Belum lagi dukungan motivasi dan semangat kedua suporter ditingkahi suara netral komentator pertandingan menambah suasana semakin bergelora.
Dua tim berusaha menampilkan kemampuan terbaik untuk meraih kemenangan, namun tetap menjunjung sportifitas walau sesekali ada sedikit keras permainan dengan berujung kartu kuning.
Sejak suara peluit play off dibunyikan wasit, kedua tim sudah saling berbalas serangan.

Di depan gawang Disdik Kabupaten Banjar maupun DPUPRP Kabupaten Banjar sering terjadi kemelut perebutan bola.
Kiper DPUPRP Kabupaten Banjar mesti dua kali memungut bola di dalam sarangnya.
Di babak kedua barulah Bowo, pemain andalan DPUPRP Kabupaten Banjar mampu mempersempit ketinggalan dan kedudukan skor 1-2 untuk kemenangan Disdik Kabupaten Banjar berlangsung hingga peluit akhir dibunyikan wasit.
DPUPRP Kabupaten Banjar sudah tiga kali bertemu Disdik Kabupaten Banjar di partai final, namun kali ini kembali harus mengakui keunggulan Disdik Kabupaten Banjar.
“Kami sudah berjuang dan berusaha tetapi memang harus mengakui keunggulan mereka apalagi mereka banyak diperkuat guru olah raga sebagai pemain,” ungkap Kepala DPUPRP Kabupaten Banjar, Ir Hj Anna Rosida Santi ST MT kepada media katajari.com.
Sekretaris DPUPRP Kabupaten Banjar H Gusti Abu Bakar ST MT yang turut menyaksikan dan berada di tengah suporter, menyebutkan kalau pemain Disdik Kabupaten Banjar didominasi pemain dari Jurusan Pendidikan Olah raga dan Kesehatan (JPOK) Univesitas Lambung Mangkurat.
“Tiga kali kami bertemu di babak final, tapi kami tetap bersyukur dapat juara dua,” ucapnya.
Kendati hanya meraih peringkat dua, ada pelipur lara karena salah satu pemain DPUPRP Kabupaten Banjar dinobatkan sebagai pemain terbaik atau best player atas nama Bowo.

Ditemui seusai menerima hadiah menjadi best player, Bowo menyatakan suka cita dan terima kasih kepada panitia pelaksana dan tim DPUPRP Kabupaten Banjar beserta pendukungnya.
“Senanglah. Mudahan tahun depan Dinas PUPRP Kabupaten Banjar menjadi yang terbaik dan lebih baik lagi,” gembira Bowo.
Gol terakhir yang diciptakannya atas kerja sama kawan-kawan, setidaknya bagi dia bisa memperkecil ketinggalan.
Harapan yang diberikan dan dibawa dia dan kawan-kawan sudah tuntas yakni melaju masuk ke babak final.
“Tidak ada target hanya diharapkan masuk final, alhamdulillah tercapai sampai ke final,” sebut dia.
Selanjutnya, tim Disdik Kabupaten Banjar menerima tropi juara 1 dari Bupati Banjar H Saidi Mansyur didampingi Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi, dan Ketua TP PKK Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas.
Juga menerima trophi bergilir yang diserahkan Wakil Bupati Banjar Said Idrus Al Habsyi.
Penyerahan Juara II dari Bupati Banjar H Saidi Mansyur diterima Kepala DPUPRP Kabupaten Banjar didampingi para pemain.
Juara III tim mini soccer RSUD Ratu Zalecha Martapura, Juara IV tim mini soccer PT Air Minum INtan Banjar (Perseroda).
Pemain terbaik diraih Bowo (DPUPRP Kabupaten Banjar), Pencetak gol terbanyak adalah Ansori (Disdik Kabupaten Banjar), dan kiper terbaik dipegang Doni (Disdik Kabupaten Banjar). (kjc)
























