Belajar Bersama di Museum, Guru dan Siswa Bermain Bakiak

Siswa SMPN 6 Banjarbaru di Museum Lambung Mangkurat. (Foto: Museum Lambung Mangkurat/katajari.com)

Katajari.com Museum Lambung Mangkurat dalam upaya meningkatkan penyebaran informasi dan jumlah pengunjung museum pada tanggal 21 Maret 2023 telah melaksanakan kegiatan belajar bermain bakiak para siswa SMP Negeri 6 Banjarbaru.

Sebagai siswa harus memperoleh pengetahuan yang tepat apa itu permainan bakiak di museum sehingga dapat menularkan pengetahuan permainan kepada peserta didik lainnya.

Melalui permainan bakiak maka para siswa memanfaatkan museum sebagai media penunjang pembelajaran.

SMPN 6 Banjarbaru dipilih karena dalam Daftar Kegiatan Tahun Anggaran 2023 belajar bersama ini sekolah itu belum pernah diundang di tahun sebelumnya, padahal sekolah ini dinilai cukup strategis.

Karena jarak tempuh dari museum ke sekolah tersebut hanya sekitar 15 menit perjalanan menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4, sangat memungkinkan sebagai peserta belajar dan  mereka untuk datang ke museum.

Muhammad Taufik Akbar, S.AP selaku Kepala Museum Lambung Mangkurat mengatakan, bahwa kegiatan seperti ini merupakan kegiatan rutin dengan tempat bergantian setiap tahunnya sebagai upaya mengenalkan museum kepada pihak sekolah.

“Selain itu ada juga kegiatan Museum Masuk Sekolah dengan target peserta para pelajar, Museum Lambung Mangkurat memiliki lebih dari 12.000 koleksi,” katanya.

Tamannya sangat asri sehingga dapat dimanfaatkan sebagai tempat makan bersama setelah belajar di 5 ruang pameran tetapnya.

Kegiatan belajar bermain bakiak para siswa SMP Negeri 6  Banjarbaru. (Foto: Museum Lambung Mangkurat/katajari.com)

Dewi Sakura, S.Pd. selaku kepala SMP Negeri 6 Banjarbaru dalam pesan dan kesan antara lain mengucapkan terimakasih telah memilih sekolah mereka sebagai peserta kegiatan Belajar bersama bakiak.

Selain sebagai ajang silaturahmi, melalui kegiatan ini merupakan wahana yang menjembatani antara pihak sekolah dan museum terjadi persamaan persepsi tentang pentingnya museum sebagai media penunjang pembelajaran.

“Oleh karena itu mengharapkan Museum Lambung Mangkurat memilih tempat kami untuk kegiatan lainnya,” kata Dewi Sakura.

Melalui kegiatan ini telah disampaikan tentang permainan beberapa jenis alat permainan koleksi, fasilitas-fasilitas yang dapat dimanfaatkan oleh para siswa berwisata sambil belajar.

Sehingga diharapkan mereka dapat memanfaatkan wisata dan belajar berbiaya murah, yakni dengan datang ke Museum Lambung Mangkurat Banjarbaru. (kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *