Pacu Regenerasi Petani di Kalimantan Selatan, SMKPP Kementan Andalkan PWMP

Banjarbaru2,971 Views

Katajari.com Kementerian Pertanian (Kementan) terus mewujudkan komitmen pertanian yang maju, mandiri, dan modern. Salah satu upayanya melalui program Penumbuhan Wirausaha Muda Pertanian (PWMP).

Kementan selalu berupaya menghadirkan banyak petani milenial. Menteri Pertanian RI, Syahrul Yasin Limpo, menyinggung peran petani milenial dalam pengelolaan pertanian saat ini.

Pertanian yang dibutuhkan saat ini adalah pertanian yang efektif, efisien dan transparan. Hal itu bisa dilakukan melalui petani milenial yang modern. Modern itu berarti di dalamnya kita bicara SDM.

“Bagaimana mau cepat kalau masih pakai kendaraan kemarin. Bagaimana mau maju kalau ilmunya, teknologinya, mekanisasinya masih seperti yang kemarin,” tutur Syahrul Yasin Limpo.

Pada kesempatan terpisah, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi, menambahkan.

“Guna mendukung pembangunan pertanian maju, mandiri dan modern, penyiapan dan pencetakan SDM pertanian unggulan perlu dilakukan,” ujar Dedi.

Melalui institusi pendidikan vokasi yang dimiliki, Kementan akan melahirkan SDM yang kompetitif sebagai tenaga kerja pertanian dan pengusaha pertanian milenial yang andal, kreatif, inovatif, profesional, dan mampu menyerap lapangan pekerjaan sektor pertanian sebanyak mungkin.

“Pengusaha pertanian milenial diharapkan mampu menjadi resonansi, penggebuk tenaga muda di sekitarnya untuk menjadi SDM pertanian unggulan yang mampu menggenjot pembangunan pertanian menjadi pertanian maju, mandiri, dan modern,” tutur Dedi.

Menindaklanjuti hal di atas, Kementan bekerjasama dengan IFAD melalui Program Youth Enterpreneurship and Employment Support Services (YESS), bergerak untuk mensupport dan memfasilitasi calon atau petani milenial melalui Program PWMP.

Kegiatan yang dikhususkan bagi praktisi, mentor dan pembimbing PWMP SMK-PP Negeri Banjarbaru. (Foto: Tim Ekspos SMK PP Negeri Banjarbaru)
Kegiatan yang dikhususkan bagi praktisi, mentor dan pembimbing PWMP SMK-PP Negeri Banjarbaru. (Foto: Tim Ekspos SMK PP Negeri Banjarbaru)

Salah satu tempat pelaksanaan PWMP Program YESS ini dilaksanakan di SMK-PP Negeri Banjarbaru, yang juga sebagai Projects Provincial Implementation Unit (PPIU) di Kalimantan Selatan.

Dengan dukungan dari Program YESS ini, SMK-PP N Banjarbaru terus meningkatkan kapasitas peserta didiknya melalui PWMP. Guna memaksimalkan Program PWMP ini perlu berbagai persiapan salah satunya dengan digelarnya “Socialization And Coordination Of Improved PWMP 2023”.

Kegiatan yang dikhususkan bagi praktisi, mentor dan pembimbing PWMP SMK-PP Negeri Banjarbaru ini dilaksanakan selama 3 hari, terhitung Kamis (19/01/2023) di Hotel Rattan Inn, Banjarmasin.

Saat pembukaan acara Kepala SMK-PP Negeri Banjarbaru, Budi Santoso mengatakan, “tugas kita ada 2, yaitu mencetak alumni kita sebagai job seeker dan job creator, alhamdulillah sudah beberapa tahun di support Program PWMP, bahkan sudah 3 tahun ini di support oleh Program YESS,” papar Budi.

Budi menambahkan, “Dalam IKU kita di 2023 ini, ditargetkan minimal 10 orang di setiap tahunnya menjadi pengusaha di bidang pertanian, dalam hal ini terkait budidayanya dan juga dalam mengakses KUR, semoga tahun ini targetnya tercapai,” terangnya.

Budi pun menjelaskan komoditas atau bidang usaha yang di ambil oleh setiap kelompok PWMP di 2023 akan disesuaikan dengan kompetensi keahlian yang mereka ambil, sehingga mereka lebih serius dalam bidangnya.

“Rencananya kelompok PWMP di 2023 akan ada 35 kelompok, semoga nantinya mentor ini dapat menciptakan semangat sehingga nantinya mereka menjadi generasi muda yang terjun di pertanian,” tutup Budi. (Tim Ekspos SMK PP Negeri Banjarbaru)

Tinggalkan Balasan