oleh

Pameran Temporer II Mengangkat Sosok Pangeran Antasari

Katajari.com Pangeran Antasari adalah sosok pejuang sejati yang pantang menyerah dan memilih hidup dan memimpin perjuangnan di daerah pedalaman di Kalimantan dibandingkan duduk di singgasana istana.

Jiwa kepemimpinan serta kejuangannya yang tanpa pamrih itulah yang membuat Belanda geram dan membuat sayembara dengan harga kepala setara dengan Pangeran Hidayat, f10.000.

Ia telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional oleh Pemerintah RI serta gambar diabadikan dalam  mata uang kertas dua ribu rupiah.

Guna lebih mengenalkan sosok Pangeran Antasari dan kejuangannya,  Museum Lambung Mangkurat Provinsi Klaimantan Selatan melaksanakan Pameran Temporer II bertempat di Ruang Kain.

Pameran Temporer II dibuka untuk umum dari tanggal 25 Agustus sampai 25 September 2022. (Foto: Museum Lambung Mangkurat)

Kegiatan bertajuk “Pangeran Antasari, Jejak Perjuangan dan semangat Haram Manyarah Waja Sampai ka Puting” ini dibuka secara resmi pada hari Rabu, tanggal  25 Agustus 2022.

Zainah Noor Laily, S.Sos dalam sambutannya selaku ketua panitia menyatakan bahwa museum melayani masyarakat dengan tugas mengumpulkan, merawat, meneliti dan mengkomunikasikan warisan benda dan tak benda dari manusia dan lingkungannya untuk pembelajaran, pendidikan dan hiburan.

“Sebagai pengejawantahan fungsi itulah Museum  Lambung Mangkurat melaksanakan Pameran Temporer II ini, dengan maksud mengajak pengunjung untuk lebih mengenal sosok Pangeran Antasari dan kejuangan beliau melalui informasi koleksi-koleksi yang dipamerkan,” katanya.

Pameran menampilkan profil, sisilah, awal kepemimpinan pada Perang Banjar, penghargaan sebagai Pahlawan Nasional dan ditampilkannya gambar Pangeran Antasari pada desain uang dua ribu Rupiah. Laily menambahkan, pameran ini dibuka untuk umum dari tanggal 25 Agustus sampai 25 September 2022.

Pakaian kebesaran Pahlawan Nasional Pangeran Antasari. (Foto: Museum Lambung Mangkurat)

Gusti Aina sebagai juriat Pangeran Antasari dalam sambutannya menyatakan bahwa masih banyak hal tentang Pangeran Antasari dan kejuangan yang belum diketahui umum.

Oleh karena itu pihaknya sangat berterimakasih kepada pihak museum yang telah mengangkat sosok Pangeran Antasari dengan semangat waja sampai ka putingnya sebagai materi Pameran Temporer II.

Sebelum membuka secara resmi kegiatan Pameran Temporer II, Suprihanto, S.Pd selaku Kepala Museum menyatakan bahwa Pameran Temporer II merupakan bagian dari serangkaian kegiatan Museum Lambung Mangkurat yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus Non Fisik Museum dan Taman Budaya (DAK NF MTB) Tahun Anggaran 2022.

Semangat Haram Manyarah Waja Sampai ka Puting yang dikobarkan oleh Pangeran Antasari  tidak hanya cocok di masa perang fisik, semangat itu sangat relevan untuk kita dan generasi mendatang utamanya sebagai bekal menghadapi tantangan  zaman ke depan yang semakin tidak mudah.

“Oleh karena itulah sosok Pangeran Antasari dan kejuangannya dipilih sebagai materi pameran dengan tujuan mengkomunikasikan informasi koleksi museum agar dapat diketahui masyarakat khususnya para peserta didik,” kata Suprihanto.

Sehingga timbul kebanggaan sebagai orang banua yang memiliki Pangeran Antasari sebagai Pahlawan Nasional dan mewarisi semangat kejuangan.

Selain itu dengan pameran dan kegiatan lainnya oleh museum diharapkan mereka lebih mencintai dan memanfaatkan museum sebagai media pembelajaran selain fungsinya sebagai tempat berhibur diri. (slamdat_22)

Komentar

Tinggalkan Balasan