Banjar  

In House Training Implementasi Akreditasi di RSUD Ratu Zalecha Martapura

Kegiatan implementasi akreditasi melalui In House Training kepada seluruh karyawan RSUD Ratu Zalecha baik petugas medis dan non medis, Selasa (1/8/2023). (Foto: RSUD Ratu Zalecha Martapura/Katajari.com)
Kegiatan implementasi akreditasi melalui In House Training kepada seluruh karyawan RSUD Ratu Zalecha baik petugas medis dan non medis, Selasa (1/8/2023). (Foto: RSUD Ratu Zalecha Martapura/Katajari.com)

Katajari.com RSUD Ratu Zalecha melalui Bidang Pelayanan Medik dan subbag Sumber Daya Manusia (SDM) menyelenggarakan kegiatan implementasi akreditasi melalui In House Training kepada seluruh karyawan RSUD Ratu Zalecha baik petugas medis dan non medis, Selasa (1/8/2023).

Kali ini pelaksanaan dibagi menjadi empat angkatan, mulai dilaksanakan sejak 25 Juli 2023 sampai dengan 16 Agustus 2023.

Tiap angkatan terdiri dari 60 orang, dibagi menjadi dua kelas dan masing-masing kelas dilaksanakan selama dua hari. Dengan target setiap peserta mendapatkan 20 Jam Pelajaran.

Untuk materi yang disampaikan berupa pengetahuan dan keterampilan tentang Peningkatan Mutu Pelayanan dan Keselamatan Pasien, Hak Pasien dan Keluarga, Pencegahan dan Pengendalian Infeksi, Bantuan Hidup Dasar, Komunikasi dan Edukasi, Pelayanan Kefarmasian dan Penggunaan Obat, Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

drg. Rahimayanti, MPHM Kepala Bidang Pelayanan Medik selaku Ketua Pelaksana menyatakan bahwa BE -lajar MA -nis DU -kung Akreditasi atau disingkat dengan “BEMADU-AKREDITASI” adalah satu kegiatan yang dilaksanakan dengan tujuan untuk mempertahankan mutu pelayanan kesehatan yang diberikan oleh RSUD Ratu Zalecha.

Agar tetap berkualitas sesuai standar Akreditasi sekaligus penyegaran kembali materi-materi yang sebelumnya telah diperoleh seluruh karyawan sehingga pengetahuan dan keterampilan yang didapatkan dapat diterapkan di dalam lingkungan kerjanya.

“RSUD Ratu Zalecha telah terakreditasi paripurna sehingga upaya untuk mempertahankan gelar bintang lima ini harus dilakukan secara terus menerus. Salah satunya melalui proses pembelajaran yang terstruktur dan terukur” ungkapnya. (kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *