Obyek Wisata Tahura Sultan Adam Ditutup Sementara Waktu

Obyek Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk sementara waktu ditutup untuk mengantisipasi kemarau. (Foto: Dinas Kehutanan Kalsel/Katajari.com)
Obyek Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk sementara waktu ditutup untuk mengantisipasi kemarau. (Foto: Dinas Kehutanan Kalsel/Katajari.com)

Katajari.com Obyek Wisata Taman Hutan Raya (Tahura) Sultan Adam Mandiangin Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), untuk sementara waktu ditutup.

Informasi dilakukannya penutupan ini dikemukakan Dinas Kehutanan Provinsi Kalsel melalui akun resmi sosial media, Facebook.

Adapun isi pengumuman yang ditujukan kepada seluruh masyarakat ini yakni, Kepada seluruh Sahabat Tahura Sultan Adam di manapun berada, kami beritahukan bahwa Tahura Sultan Adam ditutup sementara untuk mengantisipasi puncak musim kemarau.

Diberitahukan juga bahwa penutupan berlaku sejak pemberitahuan ini disampaikan, akan dibuka kembali pada pemberitahuan selanjutnya, terima kasih atas pengertian dan perhatiannya.

Tahura Sultan Adam ialah sebuah kawasan ecowisata seluas 112.000 hektar yang menawarkan alam yang indah, penangkaran binatang endemik, serta wisata alam lainnya.

Berada di wilayah perbukitan membuatnya memiliki udara yang sejuk, apalagi jika kamu berada di bagian puncaknya. Dimana pemandangan yang tersaji berupa deretan pepohonan rindang yang berwarna hijau.

Ketika berada di Tahura (Taman Hutan Rakyat) Sultan Adam Mandiangin ini kamu akan mengeksplor banyak tempat yang pastinya menyenangkan dan ada pula yang sedikit menantang.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda, Tahura yang satu ini selalu ramai dikunjungi oleh beberapa instansi pendidikan untuk mengenalkan anak-anak didik mengenai flora, fauna dan alam yang tersaji.

Berikut beberapa tempat wisata alam yang dapat kamu kunjungi ketika berada di Tahura Sultan Adam di antaranya;

Kolam Belanda

Tempat pertama yang dapat kamu kunjungi ialah Kolam Belanda, lokasinya berada di pinggir jalan ketika mulai memasuki wilayah Tahura Sultan Adam dengan ukuran sekitar 30 x 50 meter.

Kolam tersebut berisikan air yang berasal dari sumber mata air alami, diperkirakan dibuat untuk melayani tamu-tamu Eropa.

Menurut sejarah yang tercatat, kolam beserta bangunan yang ada di sekitarnya dibangun oleh A.W Rynders yang tercatat sebagai architect bij de Landsgebouwendienst sekitar tahun 1939.

Tak sedikit dari pengunjung yang berenang dan merasakan segarnya air di kolam bersejarah tersebut, dilengkapi dengan suasana alam yang masih alami.

Benteng Belanda

Selain kolam Belanda di Tahura Sultan Adam Mandiangin, masih ada peninggalan Belanda lainnya yang dapat kamu kunjungi, yakni Benteng Belanda.

Benteng tersebut merupakan benteng pertahanan tentara Belanda pada waktu itu yang berada di ketinggian sekitar 1.000 meter diatas permukaan laut.

Untuk tiba di Benteng Belanda, kamu harus melalui jalur berliku mengitari bukit menuju puncak Bukit. Tenang saja jalannya sudah beraspal sehingga mudah untuk dilalui kendaraan.

Lokasi benteng Belanda ini sangat strategis. Semakin ke puncak, udara bertambah sejuk dengan tiupan angin sehingga memang pantas di sebut Mandi Angin.

Bukit Tirai Hujan

Tempat favorit pengunjung di Tahura Sultan Adam ialah Bukit Tirai Hujan, yang oleh sebagian pengunjung digunakan sebagai tempat foto prewedding karena keindahannya.

Hal lain yang menarik dari Bukit Tahura adanya pohon besar yang berada di tengah-tengah bukit yang dikelilingi ilalang-ilalang yang menjulang cukup tinggi.

Bukit yang satu ini tak terlalu tinggi, sehingga kamu dapat dengan mudah berada di puncaknya. Dari atas bukit kamu akan menyaksikan panorama alam yang sangat indah. Selain itu, area Bukit Tirai Hujan suka digunakan para pencinta alam untuk mendirikan tenda.

Air Terjun

Kawasan Tahura Sultan Adam memiliki 3 air terjun yang dapat kamu eksplor, yakni:

Air Terjun Mandi Angin

Air terjun yang pertama biasa disebut Air Terjun Mandi Angin, lokasinya cukup mudah dijangkau dan anak-anak pun dapat merasakan segarnya air yang mengalir.

Ketinggian Air Terjun Mandi Angin sekitar 12 meter, memberikan kamu kesegaran bermain air dilengkapi dengan pemandangan yang indah.

Air Terjun Mandin Putri Kembar

Selanjutnya bernama Air Terjun Mandin Putri Kembar, bentuk air terjunnya landai dan terdapat sebuah danau atau kolam yang cukup lebar di bawahnya.

Danau atau kolam tersebut biasa digunakan pengunjung untuk bermain air dan berenang, karena tempatnya tidak terlalu ramai seperti di Kolam Belanda.

Air Terjun Tirai Hujan

Yang terakhir ialah Air Terjun Tirai Hujan, yang memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan tebing berundak. Lokasinya yang berada di tengah-tengah bukit membuat kamu harus berjalam ekstra untuk menuju lokasi.

Menurut pihak pengelola setempat Air Terjun Tirai Hujan hanya akan ada pada saat musim hujan saja, ketika musim kemarau tidak akan ada aliran air yang mengalir.

Hal tersebut dikarenakan sungai yang mengairi air terjun tersebut kering, yang mengakibatkan kering pulalah Air Terjun Tirai Hujan.

Camping di Puncak Tahura

Kegiatan menarik lainnya yang dapat dilakukan ketika berada di Tahura Sultan Adam Mandiangin ini ialah camping dan menghabiskan waktu bersama alam.

Di sini tersedia 3 lokasi area perkemahan yang letaknya tak terlalu jauh, masing-masing area memiliki view alam yang berbeda namun tetap kece.

Yang menjadi favorit pengunjung untuk mendirikan tenda ialah di Puncak Bukitnya, dimana pemandangan akan sangat menakjubkan apalagi ketika kabut mulai bermunculan.

Area puncak Tahura Sultan Adam Mandiangin cukup luas namun tak terlalu datar, lokasinya dapat menampung puluhan tenda.

Pemandangan di malam hari akan tampak gemerlap dengan kerlipnya lampu Kota Banjarmasin, Banjarbaru, Martapura dan sekitarnya. Di pagi hari bersiaplah untuk menyaksikan sunrise yang hangat.

Wisata Paralayang dan Gantole

Wisata terbang dengan menggunakan paralayang maupun gantole bisa dinikmati pecinta wisata dirgantara di Kalsel, dengan spot bisa menikmatinya dari ketinggian 425 MDP di puncak Bukit Besar Tahura Sultan Adam Mandiangin.

Lokasi dan Alamat Tahura Sultan Adam

Lokasi Tahura Sultan Adam berada di Kalimantan Selatan, tepatnya berada di Jalan Ir. Pangeran Mohammad Noor, Desa Mandiangin Timur, Kecamatan Karang Intan, Kota Martapura, Kabupaten Banjar.

Rute Menuju Tahura Sultan Adam

Rute menuju Tahura Sultan Adam dari Kota Banjarmasin akan memakan waktu perjalanan sekitar 2 jam lamanya. Jalur yang dilalui pun sudah mulus dan beraspal, sehingga kamu dapat menggunakan kendaraan jenis motor maupun mobil.

Ketika tiba di gerbang masuk Tahura Sultan Adam Mandiangin, kamu dapat memilih untuk mengunjungi objek wisata apa. (kjc)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *